Tampilkan postingan dengan label Universitas Islam Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Universitas Islam Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2016

Serba Serbi Double Degree dan Cara Mendapatkan Beasiswa untuk Double Degree

                Double Degree atau biasa disebut juga joint-degree, atau short-degree adalah program kerjasama antara dua universitas (yang sudah menandatangani MoU) dengan sistem 3 tahun di universitas asal dan 1 tahun di universitas luar dan disingkat 3+1 (untuk program S1) atau 1 tahun di universitas asal dan 1 tahun di universitas luar (untuk program S2 biasa disebut sandwich program)
Universitas mana yang bekerjasama dengan UII?
                Universitas yang sudah bekerjasama khusus untuk program double degree adalah Rajamanggala Tiantaburi Thailand (RMUTT), The Hague University of Applied Sciences dan Saxion University of Applied Sciences. Sementara ini (2016) fakultas yang sudah mengikuti adalah FTSP (teknik lingkungan), FTI (teknik kimia-teknik tekstil), dan FE (ekonomi, manajemen).
Tips mendaftar double degree
                Mendaftar double degree adalah pilihan yang tidak mudah karena bukan hanya perjuangan sebelum mendapatkannya yang butuh kerja keras, tapi proses menjalaninya juga butuh kemantapan. Tips berikut yang perlu teman-teman terapkan supaya tetap semangat mengikuti tahap demi tahap :
1 – Niat
                Dengan niat dan tekad yang kuat, maka rintangan apapun pasti dihadapi dengan sungguh-sungguh
2 – Penuhi Persyaratan Pendaftaran
                Apa saja persyaratannya?
a.       Passport : pastinya passport yang kamu siapkan tidak kadaluarsa setahun saat program berlangsung. Jika belum memiliki passport, segeralah buat passport dengan mendaftar di kantor Imigrasi. Hal-hal yang perlu dibawa saat mendaftar ke kantor imigrasi adalah :
b.      Curriculum Vitae (CV) : buatlah CV semenarik mungkin tapi ringkas (hanya 1-2 halaman) dan tentunya menggunakan Bahasa Inggris. (contoh ada di lampiran)
c.       Motivation Letter : berikanlah kesan yang baik pada motivation letter mu. Yang perlu disampaikan : motto hidupmu, kelebihanmu, prestasi yang menonjol, kenapa kamu ingin mengikuti double-degree, dan manfaat apa yang kira-kira kamu dapat setelah mendapat kesempatan double-degree untuk karirmu selanjutnya. (contoh di lampiran)
d.      Recommendation Letter : mintalah surat rekomendasi dari dosen yang mengetahui betul dirimu baik karakter, akademis, bahkan organisasi mu.
e.      Transcript : karena double-degree adalah program akademik, maka sebaiknya kamu persiapkan nilai-nilaimu sebagus mungkin karena ada persyaratan minimal IPK atau GPA (saat ini minimal 3,0)
f.        IELTS/TOEFL : persiapkan lah dengan baik nilai bahasa inggrismu, khususnya IELTS/TOEFL. Lebih dianjurkan mengambil IELTS karena bukan hanya lebih ke praktikal penguasaan bahasa, tapi juga kebanyakan universitas eropa lebih memilih IELTS sebagai standard kemampuan bahasa Inggris. Dan yang dimaksud disni bukan sertifikat percobaan atau simulasi, melainkan sertifikat yang asli dari Britisch Council (test biasanya membayar $200)
g.       Ijazah SMA : selain ijazah SMA yang asli, kamu juga perlu menterjemahkan ijazahmu dan jangan lupa minta cap legalisir dari sekolahmu.
h.      Sertifikat Prestasi : pilihlah satu atau dua sertifikatmu yang paling menonjol, baik akademis ataupun non-akademis.
3 – Cari Beasiswa !
                Program double-degree bukan lah program gratis yang tinggal berangkat saja, melainkan kamu harus bayar semuanya sendiri. Maka dari itu, wajib bagimu untuk mencari dana jika tidak ingin membebankan orang tua (kecuali kalau orang tuamu kerja di bank bagian pencetak uang)
                Berikut adalah sumber yang bisa kamu mintai tolong untuk memberikan bantuan dana ataupun beasiswa :
a.       Kemahasiswaan (Rektorat) : yang paling dekat yang bisa kamu mintai tolong adalah kemahasiswaan. Jika kamu beruntung, kamu juga bisa mendapat dana dari jurusan atau fakultas. Namun biasanya, kedua pihak tersebut menganjurkan mu untuk ke bagian kemahasiswaan karena hanya kemahasiswaan yang berhak memberimu bantuan dana.
b.      Kopertis V : Karena UII adalah universitas swasta, maka mintalah bantuan dana kepada kopertis. Jangan lupa siapkan proposal pengajuan bantuan dana dan surat pengantar dari fakultas atau jurusan. Dan kalau kamu beruntung dan dana mereka belum habis di awal tahun, maka kamu akan mendapatkan bantuan dari mereka.
NB : jangan meminta bantuan dana kepada dinas-dinas kota/kabupaten atau provinsi. Karena 100% kamu akan ditolak dengan alasan masa double degree mu akan berlangsung segera sedangkan pengajuan dana seharusnya minimal setahun sebelum pelaksanaan supaya dapat tercantum di APBD setahun sebelumnya juga. Begitu pula dengan perusahaan-perusahaan atau bank, dengan alasan yang hampir sama.
c.       Alumni : mungkin ini agak seperti meminta sedekah. Tapi mencoba menghubungi alumni-alumni yang sudah sukses juga tak ada salahnya.
d.      DIKTI : daftarlah beasiswa unggulan program joint degree yang sudah disediakan DIKTI. Peringatan : bersabarlah dengan kecepatan respon, tapi tetaplah terus menghubungi mereka.
e.      Orange Tulip Scholarship (OTS) oleh Nuffic Neso : karena Belanda memiliki kerjasama yang bagus dengan Indonesia di bidang pendidikan, maka ada lembaga khusus yang menangani beasiswa Indonesia-Belanda yang disebut nuffic-neso.
f.        Saxion Scholarship : ada beberapa jenis beasiswa yang ditawarkan oleh Saxion. Yang pasti didapat oleh mahasiswa Indonesia adalah Saxion Talent Scholarship (jika IELTS kamu mencapai 6). Beasiswa ini memotong 2,000 euro dari total biaya yang harus dibayar selama setahun. Beasiswa lain adalah Saxion Living Technology Scholarship (khusus mahasiswa science atau engineering) dengan bantuan dana 10,000 euro. Biaya yang harus dibayar jika tanpa beasiswa adalah sebesar 14,800 euro dengan rincian biaya rumah selama setahun, deposit, biaya kuliah, asuransi, dan pembuatan kartu kependudukan. Berikut link untuk mendaftar beasiswa dari Saxion : -----
4 – Deposit
                Syarat untuk menetap ataupun berwisata ke Eropa pastinya dengan menunjukkan seberapa siap finansial kamu untuk tinggal di Eropa. Maka dari itu, wajib hukumnya kamu menunjukkan surat keterangan jumlah uang tabungan yang harus mencapai sekitar 60 juta rupiah. Jika kamu tidak mempunyai uang sebanyak itu di tabungan, maka kamu bisa membuat surat atas nama orang tua mu jika mereka yang menanggung biaya mu (dengan catatan orang tuamu juga memiliki uang sebesar yang disebutkan dan fotokopi tabungan). Jika orangtua mu tidak memiliki nominal tersebut atau menolak sebagai penanggung jawab biayamu, maka ada trik yang bisa kamu lakukan dan diperbolehkan : minta pihak kampus (dalam hal ini dekanat atau yang bisa kamu mintai tolong) untuk memberikan surat keterangan bahwa mereka akan menanggung biayamu (walaupun dalam kenyataannya tidak) dan minta juga bukti  nominal dari tabungan mereka.
5 – Mencatat Deadline

                Semua tidak dilakukan dalam sehari semalam saja, tapi bertahap dan khusus untuk pendaftaran-pendaftaran memiliki deadline tanggal tertentu. Maka siagalah dan buat reminder di HP atau agendamu supaya tidak terlewat. Dan yang paling penting adalah deadline melunasi biaya untuk kuliah, supaya kamu bisa menarget kapan harus mengumpulkan dana segera. 

Senin, 21 September 2015

The First 'Honeymoon' Month in The Nethelands

Sudah satu bulan penuh sejak saya melangkahkan kaki ke negeri kincir angin, dimana lagi kalau bukan The Netherlands. Saya bukan seorang fashion blogger yang update tentang fashion dan punya ribuan followers, saya hanya seorang mahasiswi S1 tingkat akhir yang ingin berbagi cerita, ilmu, dan pengalaman. Yang belum sempat kepo-in semua foto ig atau fb saya selama sebulan, baca ini saja udah lebih dari cukup :) 

Day #1 Tiba di Bandara Schipol, Amsterdam
The very first word that you could see in front of the Schipol Airport, Amsterdam, the Netherlands. Yang kesini pasti langsung selfie and groupie, kaya kita mahasiswa-mahasiswa Indonesia 😁😳😎😅 — atSchipol.



Day #2 Observasi Keliling Komplek Rumah
Yang saya temukan hari ini adalah ternyata satu komplek nama jalan nya nama daerah di Indonesia. Yang paling terharu adalah alamat kos saya di BANDOENGSTRAAT (Jalan Bandung) dan 3 menit (850meter) dari situ adalah TEGALSTRAAT (Jalan Tegal). Seandainya Tegal-Bandung nya Indonesia sedekat itu 😂😆😜 — at Bandoengstraat.
The very first word that you could see in front of the Schipol Airport, Amsterdam, the Netherlands. Yang kesini pasti langsung selfie and groupie, kaya kita mahasiswa-mahasiswa Indonesia 

Day #3 Pergi ke Pasar Dua Hari Berturut-Turut
Oude Markt (Old Market) atau kalau di Jogja mungkin disebut Sunmor, kalau di Bandung Pasar Minggu Monju, ya intinya pasar tumpah dalam sehari. Di Enschede ini diadakan hanya setiap selasa dan sabtu. Kemarin sore saya kesini, yang dijual ada buah dan sayur segar, jajanan, makanan, ya seperti pasar biasa, rame pake banget. Dan tadi pagi saya ke sini sudah amat sangat bersih. Di Indonesia ada yang model bebersihnya seperti ini enggak ya? 😄🎪 — at Oude Markt.



Day #4 Rombongan Indonesia ke Belanda (Throwback)
Banyak yang tanya berapa orang dari Indonesia ke Belanda tanggal 20 Agustus kemaren ya? Ini dia fotonya. Hitung sendiri berapa ya, dan ditambah satu yg moto. Ini semua ambil double-degree (S1 3 tahun di INA, 1 tahun di NL). Asal ada dari UII Telkom, WM, Petra, dipencar ke Saxion, The Hague, Groningen. Dan yang tengah cardigan merah itu Bu Tina, ibu kami semua 😘😎😁 — at Hong Kong International Airport.
Day #5 Tentang Saxion
Penasaran sama Saxion University of Applied Science? Ini dia foto-foto bangunan Saxion. Yg mau tau lebih bisa buka saxion.edu yaa.. FYI, gedung yg kaya kelopak bunga itu gedung utama, terus yg gedung kaca itu gedung ACT (Art and Creative Technology) atau disebut Epidrost Building yg termasuk gedung baru. Prodi saya di Epidrost lantai 3. Saxion dekat banget sama pusat kota, jadi di sebelahnya ada stasiun, mall, supermarket, pasar, dll— at Saxion University of Applied Sciences.


Day #6 My New (Secondhand) Bike
Sepeda bekas, alhamdulillah, tuk dipakai di tiap hari~ 🎶 Di Belanda, sepertinya hampir tiap orang punya sepeda, kaya di Indonesia hampir tiap orang punya motor. Parkiran isinya sepeda doank. Dari ribuan sepeda, paling cuman satu dua motornya. Kalau jalan kaki kerasa kemana-mana jauh banget. Beli sepeda baru disini kaya beli motor, mungkin kalau beli motor seharga mobil kali ya.. Jadi mending cari sepeda bekas kaya punya saya. Yg di belakang itu bukan berarti loper koran, tapi berguna banget buat naruh tas dan belanjaan 😁😆😎 — at Bandoengstraat.


Day #7 Tentang KOS
Ini dia Housing 25 Bandoengstraat. Rumah yg setahun ke depan bakal ditempatin ini ada 4 kamar, satu kamar mandi, satu toilet, satu dapur, halaman belakang, bertingkat. Perangkat makan, masak udah lengkap, ada mesin cuci juga. Ada freezer, kulkas, kompor, kasur, lemari, vacuum cleaner. Lengkap dah. Alhamdulillah. Yg mau maen ke sini, jangan sungkan2 yaa... 😘 — in Netherlands.



Day #8 Tentang PRODI
Today we will talk about my major. Yup, banyak yg tanya sebenernya saya ambil prodi apa sih? Di UII, saya ambil Teknik Kimia konsentrasi Teknik Tekstil, nah di Saxion University of Applied Science, saya ambil TEM (Textile Engineering&Management), yang baru tahun ini diganti nama prodi : Fashion&Textile Technologies (FTT) dari fakultas : Academie Creatieve Technologie (ACT). Di FTT ada 2 spesialisasi PMF dan PMT (Product&Management-Fashion/Textile). Untuk mata kuliah nya apa aja dan proyeksi kerjanya gimana, tunggu post selanjutnya besok 😉




Day #9 Hari Wisudanya Mahasiswa di Indonesia
Happy Graduation Day! Selamat buat kakak-kakak yg wisuda hari ini. Please feel free to tag everyone's name, saya belum tau siapa aja yg wisuda hari ini 😸 Best Regards from NL! Sukses selalu, Kak!


Day #11 Ala Indonesia
Bahagia itu sederhana, ketika menemukan toko daging halal, trus dapat bumbu-bumbu dan sayur ala Indonesia walaupun dalam bentuk serbuk 😂 #Day11 — atSupermarkt ADA.
Day #12 Masjid Maroko, Enschede
Start to miss adzan and jama'ah. Konsekuensi tinggal di negara minoritas muslim adalah agak sulit menjangkau masjid, walaupun dekat juga tidak pernah mendengar adzan dari luar. Bersyukur lah jika tiap 5 waktu masih mendengar adzan. Dan meskipun ada aplikasi android adzan, akan beda rasanya dengan adzan langsung dari masjid/mushola.#doubledegreeneedseffort #Day12 #MasjidEnschede — at Enschede Niederlande.


Day #13 Kala Sore di Saxion
RED CARPET. Hari ini ada acara opening bangunan baru Saxion, acara intinya tadi pagi di Muziekcentrum. Karpet merah ini hanya secara formalitas di bangunan utama buat mahasiswa yg dapat penghargaan untuk foto-foto 😀 #EveningSaxion #Redcarpet #Day13 — atSaxion University of Applied Sciences.


Day #14 Mini Mushola di Kampus Saxion
SILTERUIMTE. Alhamdulillah, ditunjukkan satu ruangan di pusat bangunan Saxion. Silteruime artinya 'ruang yang tenang' yang ditujukan khusus untuk ibadah. Ternyata ruangan ini dekat pintu masuk sebelah tangga dan ruangan cukup besar untuk sekedar jamaah 3 shaf. Di depan mushola ini, saya bertemu seorang satpam yg ternyata kelahiran Surabaya namun sudah 60 tahun di Belanda dan tidak lancar bahasa Indo maupun Inggris, dan beliau non-muslim. That's story of the day. #Day14#MusholaSaxion #Silteruimte — at Saxion Hogeschool Enschede.



Day #15 Cheering for Friends
KKN SPECIAL EDITION. Hai sahabat-sahabatku yg lagi KKN, tinggal seminggu nih KKN nya. Semangat terus ngerjain prokernya ya, semoga ilmunya manfaat di daerah KKN, dan pastinya dapat nilai A 😇 Salam khusus buat KKN Unit 319 
🙌 Semoga ketuanya cepat sembuh dan proker kalian semua lancar 😘 Salam dari Saxion buat semua mas-mbak KKN! #KKN #UII#KaosKKN #2015 #319 #Almamater #Saxion

Taken by @Jessica Berg. Thanked you, Jessi 😘
 — atSaxion University of Applied Sciences.

Day #17 Pengajian Bersama IMEA
IMEA. Indonesian Moslems in Enschede Association. Alhamdulillah banget di Enschede ada asosiasi ini dan ada pengajian tiap bulannya, seperti menemukan keluarga 😘 Kira2 yg hadir tadi 30 orang. Makanannya juga Indonesia banget kayak sate, rendang, gudeg, tempe, pisang goreng, cilok, ikan, bakmi, pempek, sampe jenang kudus dkk. Tiap orang berkontribusi bawa makanan, tapi karena kami anak baru jadi bawa diri aja 😂 #IMEA #Enschede #Day17 — at ITC Hotel Enschede.


Day #18 Hobi Baru : Masak Masakan Indonesia
LODEH. Ketika kangen sama masakan ibu di rumah, masak saja masakan ibu sesuai dg resep yg ibu berikan. Matur nuwun ibunda yg sudah bawakan layah dari Indo (recommended yg mau merantau ke luar negeri). Jadi bisa nguleg bumbu sendiri tanpa beli bumbu instan toko. Berhubung hari ini ga ada kuliah, jadi lunch masak sayur lodeh, tempe dan ayam goreng, lengkap dg sambalnya, serta nasi. Sementara tetangga kamar telponan sama pacarnya, jomblo mah masak aja di dapur 😅 #Day18 — at Enschede Niederlande.



Day #19 : IMEA Members
BROTHERS AND SISTERS IN ISLAM. Ini dia IMEA yang ahad lalu mengadakan pengajian di ITC Hotel. Lumayan banyak ya. Sebagian besar dari anggota IMEA ini adalah mahasiswa baik S1, S2, maupun S3. Sebagian lagi adalah 'Pacar Halal' nya (sebutan baru di IMEA) dan putra-putrinya. Ada yg dikenal dari foto ini?

Taken by Rifky Firmana
#IMEA #Moslems #Enschede #Day19
 — at ITC Hotel Enschede.



Day #20 : Balai Kota Enschede
STADSKANTOOR. "City Office" atau kalau di Indonesia mungkin disebut Balai Kota. Kemarin, kami mahasiswa-mahasiswa internasional mendaftarkan diri untuk mendapatkan BSN (Burgerservicenummer) / Citizen Service Number atau kita samakan dengan KTP. Syarat membuat BSN adalah paspor, akta kelahiran yg dilegalisir oleh kedutaan Belanda, serta kontrak tempat tinggal. Tunggu posting bulan depan bagaimana wujud kartunya ya 😉 #Day20#Stadskantoor #Enschede — at Stadskantoor Enschede.
Day #21 : Supermarket Serba "Halal"
ADA. Bukannya promosi toko, tapi memang toko ini disarankan sekali untuk dikunjungi bagi muslim yg mencari daging halal di Enschede. Jika di supermarket biasa dijual daging-daging yg kurang jelas bagaimana menyembelihnya, mungkin untuk berhati-hati bisa pilih penjual daging yg sudah berlabel "halal". Di depan tertulis "KASAP HALAL" (Turki) yg artinya daging halal. Wallahua'lam. Bukan hanya daging yg dijual, tapi juga ada sayur, buah, bumbu khas asia ataupun turki, dll. #ADA #Enschede #Day21 — at Supermarkt ADA.




Day #22 : Jajanan Maknyus Belanda
STROOP WAFELS. Cemilan khas Belanda, manis dan renyah. Bahan-bahan pembuatnya berupa tepung, mentega, gula merah, ragi, susu, dan telur. Bagian tengah dari dua lapisan wafel terdiri dari sirup, gula merah, mentega dan kayu manis. Yummy 😋😘#stroopwafel #aha #Snack #Dutch #Day22 — at Albert Heijn Van Heekplein Enschede.

Day #23 : Kumpul (lagi) dengan Grup Indonesia
PPIE. Persatuan Pelajar Indonesia Enschede. Kemarin sore dalam acara Penyambutan maba (mahasiswa baru) dan Perpisahan malus (mahasiswa lulus) lebih dari 50 orang Indonesia berkumpul 😁 Kalau udah berkumpul dg keluarga indonesia, sejenak bisa lupa kalau sedang berada di negeri orang 😳 Saran bagi teman2 yg akan merantau ke luar negeri, sebaiknya kontak ppi terdekat di wilayah tujuan ya 😉

Taken by Fadhli Zakiy
#PPI #Enschede #Day23
 — at ITC Hotel Enschede.


Day #24 : Festival Panen Gandum di Lonneker
WINDMILL. Akhirnya ke kincir angin di Lonneker, Enschede. Kebetulan hari ini ada festival panen gandum, jadi kami bisa masuk ke bangunan windmill, ada juga penampilan marching band, konvoi delman, dan tarian ala belanda yg ditarikan para sesepuh. Daerah Lonneker juga pas banget untuk para pensiun-ers. Tadi banyak sesepuh yg ramah menghampiri kami, dan 95% dari mereka pernah ke Indonesia, bahkan ada yg lahir di Bogor 😎 #Windmill#Lonnekermolen #Enschede #Day24 — at Lonneker Molen.

Day #25 : Sesepuh Belanda
NEDERLANDS OUDSTEN. Masih edisi windmill, banyak orangtua (yg mengerti sejarah) menghampiri kami, diantaranya pasangan Mr&Mrs.Boss. Beliau seorang dermatologis yg sudah berumur 80 tahun. Ketika bercerita ttg indonesia, beliau sangat semangat walaupun tangannya bergetar karena faktor usia. Istrinya, Mrs.Boss kelahiran Bogor. Terakhir beliau ke Indonesia sekitar tahun 90'an. Sampai sekarang, yg masih diingatan mereka bahwa mereka pernah takut berhadapan dg orang Jepang 🙊 Saking baiknya, beliau memberi alamat mereka kepada kami jika suatu saat mampir lagi 
Day #26 : Tengok Terminal Bus
BUSSTATION. Terminal bus di Enschede, berbeda dg terminal bus di Indonesia (jelas). 1. Tidak ada pedagang hilir mudik. 2. Tidak ada yg teriak-teriak sebutkan tujuan bus. 3. waktu berangkat nya bus tidak berdasarkan penuhnya penumpang, tapi ontime sesuai dg menit yg tertera di panel biru (lihat gambar). 4. Lihat jadwal bisa diaplikasi android yg namanya 9292, jika telat atau lebih awal berangkat akan ada pemberitahuan lewat aplikasi. 5. Bayar bisa pake cash langsung saat masuk, atau bisa pake chipkaart, sejenis kartu transjakarta mungkin, yg bisa langsung ditempelkan di mesin dekat pintu masuk bus. Siapa tau menginspirasi Ipomi atau SiBOS nya mas @agus 😎 #BUS #Twents #Station #terminal #SiBOS#Enschede #Day26

Day #27 : Cari Endorse (?)
WARDAH. Kalau bisa pakai yg halal, kenapa tidak? Perjalanan hidup double-degree selama setahun di Belanda akan ditemani oleh cantiknya wardah, sampai bawa kalendernya wardah dari Indo. Stok hampir habis nih, berharap wardah akan kirim gratisan ke Enschede, Belanda. Atau siapa tau bisa jadi endorse 😄@wardahbeauty #wardahinNetherlands #makeup#lengkap #endorse #berharap #gratisan #paket #baper#textilestudent #2015 #Saxion #Day27 — atBandoengstraat.

Day #28 : Tentang Jalur Sepeda
WEG VOOR FIETSEN. Jalan untuk sepeda. Di INA jalan sebelah kiri, di NL jalan sebelah kanan, serta setir mobil sebelah kiri, bukan kanan. Jalannya juga beda, tiap jalan ada 2 bagian (kecuali jalan antar kota/tol), untuk sepeda sendiri (kebanyakan dicat merah), untuk kendaraan bermotor sendiri. Pertama kali naik sepeda di sini bingungnya cuman 1, harus selalu di sebelah kanan dan lebih bingung lagi kalau di jalan lingkar. Di Indo sepertinya sudah 'tidak mungkin' menerapkan jalan seperti ini, sepeda aja sudah jarang, motor sudah tidak terkendali jumlahnya. #Fietsen #Enschede #Weg#Sepedaria #Netherlands #Day28



Day #29 : Giving A Birth 
BAREN. Hari ini kakak tercinta check in di rumah sakit untuk proses persalinan. Mohon doanya dari para ig-ers dan fb-ers semoga proses persalinannya lancar, sehat baik bunda maupun adek bayinya 😇 Terimakasih untuk setiap doanya 😘 #Love #Sister #Babyborn#Nephew #Day29 — with Anna Aprilia DjSaputra atLonneker Molen.



Day #30 : Nephew's Birth-day 
ALBIRRU. Alhamdulillah, si adek bayi udah lahir. My new one and only nephew. Ganteng and mancung kayak ortunya 😍 Lahir 20.09.15 pukul 04.10 am WIB di RS Islam Tegal dg berat 3,3 kg. Terimakasih atas doanya, semuanya 😳 Belum ada 12 jam pasca lahiran, si tante udah videocall sama ponakan barunya, menatap layar hpnya unyu bgt 😱 Usulan nama masih dicari, sementara namanya Muhammad Verrel/Raakaan Albirru. Ada yg mau usul nama mungkin? 😄😄😄 #Baby #Nephew #Cute #Handsome#Love #Aunty #MuhammadVerrelAlbirru#MuhammadRaakaanAlbirru #INA-NL #Day30 — atRumah Sakit Islam Harapan Anda Tegal.